<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Juru Bekam &#38; Herbal Medicine Indonesia</title>
	<atom:link href="http://jurubekamindonesia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com</link>
	<description>Villa Nusa Indah  021.8240.9556. or 0813.4179.6885</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2009 06:43:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jurubekamindonesia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Juru Bekam &#38; Herbal Medicine Indonesia</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jurubekamindonesia.wordpress.com/osd.xml" title="Juru Bekam &#38; Herbal Medicine Indonesia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Link Site Yang Terkait dan Bermanfaat</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/link-site-yang-terkait-dan-bermanfaat/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/link-site-yang-terkait-dan-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 06:43:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[http://kaahil.wordpress.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=18&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://kaahil.wordpress.com/2008/12/11/">http://kaahil.wordpress.com</a></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=18&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/link-site-yang-terkait-dan-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HASIL LABORATORIUM PASIEN HIJAMAH/BEKAM</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/hasil-laboratorium-pasien-hijamahbekam/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/hasil-laboratorium-pasien-hijamahbekam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 06:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa hasil laboratorium yang saya kutip dari buku karya ilmuwan Arab yang tersohor, Muhammad Amin Syaikhu, yang berjudul Ad-Dawa’u ‘l-’Ajib (Obat Ajaib). Dimana laporan ini dibuat oleh dokter-dokter spesialis terkenal dalam berbagai bidang kedokteran, yang kemudian dihimpun dan diteliti kembali secara medis oleh penulis dan seorang intelektual, ‘Abdul Qodir Yahya, yang terkenal dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=14&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini beberapa hasil laboratorium yang saya kutip dari buku karya ilmuwan Arab yang tersohor, Muhammad Amin Syaikhu, yang berjudul Ad-Dawa’u ‘l-’Ajib (Obat Ajaib). Dimana laporan ini dibuat oleh dokter-dokter spesialis terkenal dalam berbagai bidang kedokteran, yang kemudian dihimpun dan diteliti kembali secara medis oleh penulis dan seorang intelektual, ‘Abdul Qodir Yahya, yang terkenal dengan julukan Ad-Dironi.</p>
<p>Laporan Umum Penelitian tentang Pengobatan dengan Metode Bekam Tahun 2001 M, Dibawah konsultan dr. Muhammad Nabil Syarif (Mantan Dekan Fakultas Farmasi)</p>
<p><strong>Penelitian dilakukan oleh Tim Laboratorium yang terdiri dari beberapa ahli :</strong></p>
<ul>
<li>dr. Muhammad Nabil Syarif (Dekan Fakultas Farmasi)</li>
<li>dr. Ahmad Samir Fauri (Ahli Patologi Klinik dan Laboratorium dari Prancis dan Ketua Ikatan Apoteker Syiria)</li>
<li>dr. Fayiz Hakim (Ahli Patologi Anatomi dan Patologi Klinis, Amerika)</li>
<li>dr. Muhammad Mahjub Geraudy (Ketua Jurusan Laboratorium Kedokteran Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Muhammad Fuad Jabashini (Ahli Patologi Klinis dan Laboratorium Prancis)</li>
<li>dr. Sa’d Yaqub (Ahli Farmasi Rumah Sakit dan Ketua Organisasi Pengiriman Obat D.D.S dari Prancis)</li>
</ul>
<p><strong>Juga tim kedokteran yang terdiri dari beberapa personal sebagai berikut :</strong></p>
<ul>
<li>dr. Ahmad Tikriti (Dosen Ahli Bedah Jantung, Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Abdul Malik Syalani (Dosen Penyakit Saraf, Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Muhyidin Sa’udi (Dosen Pengobatan Kanker dan Tumor, Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Abdul Ghoni ‘Arofah (Ketua Komite Anti TBC dan Penyakit Seksual Syiria)</li>
<li>dr. Akrom Hajar (Dosen Penyakit THT serta Bedah Kepala dan Leher, Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Marwan Zahro (Kepala Jurusan Bedah Saraf, Rumah Sakit Tasyrin)</li>
<li>dr. Abdul Lathif Yasin (Dosen Tamu Fakultas Kebidanan London)</li>
<li>dr. Haitsam Habal (Dosen Penyakit dan Bedah Mata Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Ahmad Afif Faur (Kepala Bagian Tumor Rumah Sakit Ibnu Rusyd)</li>
<li>dr. Amin Sulaiman (Dosen Hematologi Universitas Damaskus)</li>
<li>dr. Abdulloh Makki Al-Katani (Konsultan Bedah Umum dari Jerman)</li>
<li>dr. Tholal Habusy (Dosen Bedah Mata Universitas Al-Ba’ts)</li>
<li>dr. Ahmad Ghiyats Jabqoji (Dosen Penyakit Saraf Universitas Istambul)</li>
<li></li>
</ul>
<p>Penelitian ini dilakukan berdasarkan metodologi ilmiah yang disimpulkan oleh intelektual besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu, dari hadits-hadist Nabi yang mulia, yang dilakukan dengan kriteria :</p>
<ol>
<li><em>1. </em><em> Pagi hari sebelum seseorang mengkonsumsi makanan apapun.</em><em></em></li>
<li><em>2. </em><em>Di musim semi dan selama bulan april dan Mei (3). Pada paruh kedua bulan Qomariah</em><em></em></li>
<li><em> Usia di atas 20 tahun untuk pria dan setelah menopause untuk wanita.</em></li>
</ol>
<p>Penelitian dilakukan terhadap 300 kasus, dengan hasil penelitian sebagai berikut :</p>
<ul>
<li><strong>Kasus tekanan darah tinggi (hipertensi),</strong> tekanan darah turun hingga mencapai batas normal.</li>
<li><strong>Dalam kasus tekanan darah rendah (hipotensi)</strong>, tekanan darah naik hingga mencapai batas normal</li>
<li><strong>Garis Irama jantung pada EKG</strong> menunjukkan perbaikan besar dan kembali kepada konsisi normal dalam irama yang teratur.</li>
<li><strong>· </strong><strong>Penurunan kecepatan aliran darah hinga batas normal</strong><strong></strong></li>
<li><strong>Jumlah sel darah merah (eritrosit)</strong> menjadi normal</li>
<li><strong>Dalam kasus polisitemia </strong>(Kelainan dimana kadar Hb darah diatas normal, misal 17,5 g/100 ml) Kadar Hb (Hemoglobin) turun sampai pada batas normal (12-14 g/100 ml – penerj)</li>
<li><strong>Dalam kasus penurunan kadar hemoglobin (Anemia),</strong> Kadar Hemoglobin naik sampai normal yang ditandai dengan aktivitas tubuh dan perkembangan kemampuannya dalam memproduksi sel darah merah secara normal, selanjutnya meningkatkan aktivitas dan efektivitas transfer oksigen melaluinya.</li>
<li><strong>Jumlah sel darah putih (lekosit)</strong> meningkat dalam 60% kasus dan masih dalam batas normal.</li>
<li><strong>Jumlah sel darah putih pada penyakit paru-paru meningkat 71,4% pada beberapa kasus. </strong>Ini menunjukkan kesembuhan yang cepat bagi para pengidap rheumatism dan infeksi kronis setelah adanya pembekaman.</li>
<li>Jumlah polimorfonuklear (PMN) meningkat dalam batas normal dalam 100% kasus penyakit paru-paru.</li>
<li>Jumlah polimorfonuklear (PMN) menurun hingga batas normal.</li>
<li>Jumlah enzim hati turun pada gangguan liver dalam 76,9% kasus dan hal itu masih dalam batas wajar.</li>
<li><strong>Jumlah seruloplasmin naik dalam 50,6% kasus.</strong><br />
<em>Ket : Seruloplasmin adalah protein pengangkut tembaga. Salahsatu sebab disfungsi hati yang jarang adalah penyakit Wilson atau degenerasi hepatolentikular, yakni penyakit genetik yang ditandai oleh penimbunan tembaga di hati, mata dan organ lain.</em></li>
<li>Jumlah seruloplasmin naik hingga batas normal dalam 100% kasus kekurangan dari batas normal.</li>
<li>Jumlah seruloplasmin turun hingga batas normal dalam 10% kasus kelebihan dan dari batas normal.</li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar gula darah pada 83,75% kasus turun, sedangkan sisanya tetap pada batas wajar.</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar gula darah turun pada para pengidap kencing manis dalam 92,5% kasus.</strong><strong></strong></li>
<li><strong>Jumlah sel darah merah (eritrosit) </strong>maupun sel darah putih dalam darah turun dalam 66,66% kasus sedangkan Jumlah sel darah merah meupun sel darah putih naik dalam darah bekam pada semua kasus</li>
<li>Jumlah sel darah merah dan sel darah putih turun pada 78,47% kasus</li>
<li><strong>· </strong><strong>Jumlah asam urat darah turun pada 66,66% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Jumlah asam urat darah turun pada 83,68% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Jumlah asam urat darah turun pada 50,7% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Jumlah asam urat darah turun pada 80% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>Enzim hati SGPT turun pada 80% kasus, </strong>dimana SGPT menunjukkan aktivitas liver.</li>
<li><strong>Enzim SGOT turun pada 80% kasus, </strong>ini menunjukkan perbaikan yang terlihat pada irama jantung.</li>
<li>Enzim hati turun pada 62,85% kasus</li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar enzim Amilase darah turun dalam 54,9% kasus</strong><strong><em></em></strong></li>
</ul>
<p><em>Ket : Amilase adalah enzim cerna yang memecahkan zat pati (Amilum) menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih kecil sehingga dapat diserap. Sel yang mempunyai aktivitas amylase dan bermakna secara fisiologis dan diagnosis adalah kelenjar ludah dan pancreas. Amilase dalam serum meningkat pada radang pancreas (Pankreatitis Akut), Pseudokista dalam pancreas, pemberian morfin, karsinoma pancreas, gondongan (parotitis), dll.</em></p>
<ul>
<li>Kadar Albumin dalam darah turun dalam 100% kasus sampai pada batas normal.</li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar kolesterol dalam darah turun dalam 81,9% kasus.</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar kolesterol dalam darah turun pada 75% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Kadar lemak Trigliserida turun dalam 75% kasus</strong><strong></strong></li>
<li><strong>· </strong><strong>Ion-ion K dan Na kembali pada kadar normalnya dalam 90% kasus</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p><em>Ket : Kalium (K) mempengaruhi beberapa organ tubuh utama, termasuk jantung.Tingkat kalium dapat meningkat akibat gagal ginjal, dan dapat tidak normal akibat muntah atau diare.</em></p>
<ul>
<li>Natrium (Na) menunjukkan keseimbangan gula dan air. Natrium juga menunjukkan baik-buruknya kerja ginjal dan kelenjar adrenal kita. Umumnya, tingkat natrium yang tidak normal dalam darah menunjukkan volume darah yang terlalu rendah (akibat dehidrasi) atau terlalu tinggi. Keadaan ini juga bisa terjadi jika jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya.</li>
<li><strong>· </strong><strong>Ion-ion Ca kembali normal dalam 90% kasus</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p>Ket : Kalsium (Ca), adalah bagian utama dari tulang dan gigi. Kalsium juga dibutuhkan agar saraf dan otot bekerja dengan baik, serta untuk reaksi kimia dalam sel. Tubuh kita mengatur jumlah kalsium dalam darah. Namun tingkat protein dalam darah dapat mempengaruhi hasil tes kalsium (lihat albumin di bawah).</p>
<ul>
<li><strong>· </strong><strong>Seluruh sel darah merah dalam darah bekam dari daerah tengkuk (Titik Kaahil) berbentuk aneh : Hypochromasia, Burr, Target, Crenated, Spherocytes, Poicilocytes, Shistocytes, Teardropcelles, Acanthocytes.</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p><em>Ket : Burr cells (Acanthocyte) ; eritrosit yang berduri-duri pada permukaannya, terdapat pada DIC, kelainan metabolisme lemak, sirosis hati alcohol, uremia, MAHA (microangiophatic hemolytic anemia).</em></p>
<p><em>Sel target ; Leptosit adalah eritrosit yang lebih tipis dari normal dan bagian tengahnya menebal, sehingga setelah dicat dengan pewarna akan tampak dari atas seperti papan target penahan (sel target); terdapat pada Hb C, thalassemia dan Anemia Defisiensi Besi.</em></p>
<p><em>Spherocytes ; eritrosit yang lebih bulat sehingga tampak tercat lebih kuat, terdapat pada sferositosis (Anemia sferositik), pada sindrom thalassemia. Sferosit sering berukuran lebih kecil dari normal (mikrosferosit), tedapat pada autoimmune hemolytic anemia (AIHA) tipe hangat (warm), hemolytic disease of the newborn (HDN) karena inkompatibilitas ABO.</em></p>
<ul>
<li>Bentuk eritrosit dalam darah bekam semuanya tidak normal</li>
<li>Jumlah sel darah putih di darah bekam hanya 10% dari jumlah sel-sel darah putih yang ada di pembuluh darah, ini menunjukkan bahwa bekam tetap menjaga unsur-unsur kekebalan (imunitas) tubuh.</li>
<li><strong>· </strong><strong>Kenaikan kadar besi dalam darah pada batas normal pada 66 % kasus</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p>Ket : Kadar besi dalam serum yang rendah terjadi pada kasus defisiensi akibat perdarahan menahun, melahirkan, sindrom nefrotik, infeksi menahun, metastasis kanker, dan intake makanan yang kurang. Sedangkan kadar besi meningkat karena hemokhromatosis, hemosiderosis, anemia hemolitik, thalasemia, intoksikasi timbal, hepatitis akut, dll.</p>
<ul>
<li><strong>Faktor IV, </strong>yaitu kalsium yang berperan dalam pembekuan darah sangat tinggi, berkisar antara 411-1057, sementara di dalam pembuluh darah berkisar antara 250-400. Ini menunjukkan bahwa adanya sesuatu yang otomatis mencegah keluarnya besi dari celah-celah bekam dan mempertahankannya di dalam tubuh agar berperan dalam pembentukan sel-sel baru, dan hal ini dibarengi dengan meningkatnya aktivitas proses penyerapan besi dari usus.</li>
</ul>
<p>Ket : Faktor IV atau ion kalsium, diperlukan untuk aktivasi factor IX, untuk membantu aktivasi factor X oleh kompleks IXa-VIII-fosfolifid, membantu perubahan protrombin menjadi thrombin oleh factor Xa dan untuk polimerisasi monomer fibrin. Untuk pembekuan, baik in vivo maupun in vitro, sedikitnya diperlukan kalsium sebanyak 2,5 mg/dl.</p>
<ul>
<li><strong>· </strong><strong>CPK (Creatine Phosphokinase) turun dalam 66,66% kasus dan menjadi normal dalam 92,4% kasus</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p><em>Ket : CPK atau kreatinekinase mengkatalisis pertukaran fosfat secara reversible antara kreatin dan ATP (Adenosinetrifosfat), ia berperan penting dalam menyimpan dan melepaskan energy dalam sel terutama dalam otot bergaris, otot jantung dan dalam jumlah kecil dalam otak. Kadar CPK dalam serum darah meningkat signifikan setelah terjadi kerusakan otot, seperti pada kasus Dsytrophia muscularis Duchenne, Polimiositis, Infark Miokard, dll.</em></p>
<p><strong>• LDH (Laktat dehidrogenase) menjadi normal pada 93,75 % kasus.</strong></p>
<p><em>Ket : Banyak jaringan mengandung LDH yang berfungsi mengkatalisis perubahan reversible laktat ke piruvat. Kadar LDH meningkat signifikan pada Anemia megaloblastik, Metastasis Karsinoma khususnya ke hati, Syok dan Hipoksia, Hepatitis, Infark Ginjal, Infark Miokard, dll.</em></p>
<p>Hasil-hasil penelitian diatas sungguh mencengangkan, mencerminkan banyak kondisi kesembuhan yang luar biasa. Semua itu merupakan bukti keagunan ilmu Nabi dan mukjizat besar yang dibawa oleh “guru pertama”, Rosulullah Muhammad Shallaahu ‘alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan kepada kita oleh ilmuwan besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu.</p>
<p><strong>(Ditulis untuk http://kaahil.wordpress.com dengan sedikit tambahan keterangan dari dr.Abu Hana untuk memperjelas hasil laboratorium).</strong></p>
<p><em>Sumber : Aiman bin ‘Abdul Fattah, KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI : Bukti Ilmiah dan Rahasia Kesembuhan dalam Pengobatan Nabawi ( Judul Asli : Asy-Syifa’ min Wahyi Khotami ‘l-Anbiya), Penerbit Daaru ’sh-Shohifah</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=14&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/06/15/hasil-laboratorium-pasien-hijamahbekam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HERBAL MEDICINE INDONESIA</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/29/herbal-medicine-indonesia/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/29/herbal-medicine-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 05:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/29/herbal-medicine-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[NO NAMA PENYAKIT TERAPI PRODUK HARGA 1 Anti Stroke ASY-SYIFA 80,000 2 Asam Urat OBAHAMA 45,000 3 Asma INNOLIFE 45,000 4 Cerdas Anak HABBAFIT 15,000 5 Demam Berdarah SARI KURMA TAMR 50,000 6 Diabetes DIABETAFIT 65,000 7 Ginjal, Batu Ginjal INNOLIFE 45,000 8 Gurah, Paru &#38; Hidung GURAH ASY-SYIFA 30,000 9 Hepatitis SPIRUNA 75,000 10 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=11&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="border-collapse:collapse;width:327pt;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="434">
<col style="width:21pt;" width="28"></col>
<col style="width:140pt;" width="186"></col>
<col style="width:119pt;" width="158"></col>
<col style="width:47pt;" width="62"></col>
<tbody>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="height:13.5pt;width:21pt;" width="28" height="18">NO</td>
<td style="border-left:medium none;width:140pt;" width="186">NAMA PENYAKIT</td>
<td style="border-left:medium none;width:119pt;" width="158">TERAPI PRODUK</td>
<td style="border-left:medium none;width:47pt;" width="62">HARGA</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">1</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Anti Stroke</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">ASY-SYIFA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>80,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">2</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Asam Urat</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">OBAHAMA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>45,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">3</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Asma</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">INNOLIFE</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>45,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">4</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Cerdas Anak</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">HABBAFIT</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>15,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">5</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Demam Berdarah</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SARI KURMA TAMR</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>50,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">6</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Diabetes</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">DIABETAFIT</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>65,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">7</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Ginjal, Batu Ginjal</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">INNOLIFE</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>45,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">8</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Gurah, Paru &amp;   Hidung</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">GURAH ASY-SYIFA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>30,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">9</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Hepatitis</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SPIRUNA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>75,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">10</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Herpes</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">ANTIVIR</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>30,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">11</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Hipertensi</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">OBAHAMA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>45,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">12</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Jantung</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SPIRUNA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>75,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">13</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Kanker, Tumor</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">CANCERFIT</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>75,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">14</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Keputihan</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">GURAH WANITA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>50,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">15</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Kista, Myoma</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">MA&#8217;JUN AL-MABRUK</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>130,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">16</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Kulit, Eksim dsb.</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">ANTIDERM</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>30,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">17</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Lambung (Maag)</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SARI KURMA TAMR</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>50,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">18</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Mata, Katarak</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">HERBA &#8216;AINI</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>40,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">19</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Osteoporosis, Patah   Tulang</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">OSTEOFIT</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>70,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">20</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Otak, Stress,   Depressi</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">AR-RUQYAH</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>55,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">21</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Paru Paru, TBC</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">ANTI-TB</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>75,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">22</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Pelangsing Tubuh</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">RATU LANGSING</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>50,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">23</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Rematik</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">OBAHAMA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>45,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">24</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Talasemia, Anemia</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">GOATS&#8217;NA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>-<span> </span></td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">25</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Terapi Mrs   &#8220;V&#8221;</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SEKAR MALAM</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>180,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">26</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Tipes</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SPIRUNA</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>75,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">27</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Vitalitas Pria</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">SUPER HABBAFIT</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>40,000</td>
</tr>
<tr style="height:13.5pt;">
<td style="border-top:medium none;height:13.5pt;" height="18">28</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">Wasir, Ambeien</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;">HABBATUSSAUDA, MADU</td>
<td style="border-top:medium none;border-left:medium none;"><span> </span>60,000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=11&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/29/herbal-medicine-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PANDUAN SINGKAT TENTANG BEKAM</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/14/panduan-singkat-tentang-bekam/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/14/panduan-singkat-tentang-bekam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 06:51:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirahmanirrahim PANDUAN SINGKAT TENTANG BEKAM [CUPPING] Anjuran Berbekam Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda : الشِّفَاءُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَإِنِّيْ أَنْهَى أُمَّتِيْ عَنْ الْكَيِّ “Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=9&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Bismillahirahmanirrahim</strong></p>
<p align="center"><strong>PANDUAN SINGKAT TENTANG BEKAM</strong></p>
<p align="center"><strong>[CUPPING]</strong></p>
<p><strong>Anjuran Berbekam</strong></p>
<p>Rasulullah <em>Shallallahu ‘alayhi wa Salam</em> besabda :</p>
<p dir="rtl">الشِّفَاءُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَإِنِّيْ أَنْهَى أُمَّتِيْ عَنْ الْكَيِّ</p>
<p>“Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (<em>kay</em>). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan <em>kay</em>.” (HR Bukhari)</p>
<p>Rasulullah <em>Shallallahu ‘alayhi wa Salam</em> bersabda :</p>
<p dir="rtl">إِنَّ أَمْثَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْفَصْدُ</p>
<p>“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah <em>hijamah</em> (bekam) dan <em>fashdu</em> (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)</p>
<p><strong>Macam-Macam Bekam</strong></p>
<p><strong>Bekam Basah (</strong><em><strong>Wet Cupping</strong></em><strong>)</strong></p>
<p>Yaitu metode pengeluaran darah kotor (<em>blood letting</em>) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang dibekam.</p>
<p><strong>Cara Melakukan Bekam Basah :</strong></p>
<p>Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.</p>
<ol>
<li>Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.</li>
<li>Bersihkan bagian kulit yang akan dibekam dengan desinfektans/alkohol.</li>
<li>Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.</li>
<li>Biarkan selama 3-5 menit.</li>
<li>Lepas gelas bekam dan sayat bagian bekas bekam dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril.</li>
<li>Bekam lagi posisi yang disayat tadi.</li>
<li>Tunggu selama lebih kurang 3 menit sampai darah keluar dan menumpuk pada gelas bekam.</li>
<li>Lepas gelas bekam dan buang darah kotor yang keluar, bersihkan kembali gelas bekam dan desinfeksi.</li>
<li>Bekam lagi sebanyak 3-5 kali, atau sampai keluar cairan putih dari kulit.</li>
</ol>
<p>10.  Oles bekas sayatan dan bekam dengan minyak <em>habbatus sauda’</em> (jinten hitam).</p>
<p>11.  Lakukan setiap bulan atau setiap 2 minggu bagi yang penyakitnya parah.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bekam Kering (</strong><em><strong>Dry Cupping</strong></em><strong>)</strong></p>
<p>Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.</p>
<p><strong>Cara Melakukan Bekam Kering :</strong></p>
<ol>
<li>Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.</li>
<li>Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.</li>
<li>Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit.</li>
<li>Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.</li>
<li>Biarkan selama 10 menit (bagi pria), 7 menit (bagi wanita) atau 3 menit (bagi anak-anak).</li>
<li>Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit untuk menghilangkan bercak-bercak hitam atau blister.</li>
<li>Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu dilanjutkan lagi pembekaman.</li>
</ol>
<p><strong>Bekam Seluncur (</strong><em><strong>Sliding Cupping</strong></em><strong>)</strong></p>
<p>Yaitu metode bekam yang mana gelas bekam diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan <em>Guasha</em> (cina), <em>scrapping</em> (inggris) atau <em>kerokan</em> (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.</p>
<p><strong>Cara Melakukan Bekam Seluncur :</strong></p>
<ol>
<li>Pilih titik bekam sebagai awalan seluncur, biasanya bagian atas pundak.</li>
<li>Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.</li>
<li>Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit. Oleskan minyak agak banyak sebagai pelumas</li>
<li>Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak <em>bruise</em> (memar) kemerahan.</li>
<li>Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit.</li>
</ol>
<p><strong>Bekam Cepat (</strong><em><strong>Flash Cupping</strong></em><strong>) atau Bekam Tarik</strong></p>
<p>Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.</p>
<p><strong>Cara Melakukan Bekam Cepat :</strong></p>
<ol>
<li>Pilih titik bekam pada dahi atau bagian yang nyeri.</li>
<li>Pilih gelas bekam (cup) yang proporsional dengan lebar dahi (tidak terlalu besar).</li>
<li>Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki secukupnya kemudian lepas.</li>
<li>Lakukan hal ini secara berulang-ulang sampai kulit berwarna kemerahan.</li>
</ol>
<p align="center"><strong>Diagnosis Penyakit Dengan Bekam</strong></p>
<p>Diagnosa bekam/<em>cupping</em> dapat dilihat dari warna pigmen kulit setelah pembekaman. Di dalam buku “Canon of Internal Medicine” dikatakan, “Kondisi organ internal (organ dalam) dapat diketahui dengan cara mengobservasi (mengamati) gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik, sehingga penyakitnya dapat didiagnosa.”</p>
<p>Reaksi pigmen pada kulit bekas bekam adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Bekas bekam yang muncul berwarna ungu kegelapan atau hitam, pada umumnya hal ini mengindikasikan kondisi defisiensi (kekurangan) pasokan/suplai darah dan <em>channel</em>/saluran (pembuluh) darah yang tidak lancar yang disertai dengan keberadaan darah <em>statis</em> (darah beku).</li>
<li>Bekas bekam yang muncul berwarna ungu disertai <em>plaque</em> (bercak-bercak), pada umumnya hal ini menandakan terjadinya gangguan/ kelainan gumpalan darah yang berwarna keunguan dan adanya darah <em>statis</em> (darah beku).</li>
<li>Bekas bekam yang muncul berbentuk bintik-bintik ungu yang tersebar dengan tingkatan warna yang berbeda (ada yang tua dan ada yang ungu muda). Hal ini menandakan kelainan “<em>Qi</em>” dan darah statis.</li>
<li>Bekas bekam yang muncul berwarna merah cerah, biasanya hal ini menunjukkan terjadinya defisiensi “<em>Yin</em>”, defisiensi “<em>Qi</em>” dan darah atau rasa panas yang dahsyat yang diinduksi oleh defisiensi “<em>Yin</em>”.</li>
<li>Bekas bekam yang muncul berwerna merah gelap, hal ini mengindikasikan kondisi lemak di dalam darah yang tinggi disertai dengan adanya panas patogen.</li>
<li>Bekas bekam yang muncul berwarna agak pucat/putih dan tidak hangat ketika disentuh, hal ini mengindikasikan terjadinya defisiensi <em>cold</em> (dingin) dan adanya gas patogen.</li>
<li>Adanya garis-garis pecah/ruam pada permukaan bekas bekam dan rasa sedikit gatal, hal ini mengindikasikan kondisi adanya <em>wind</em> (lembab) patogen dan gangguan gas patogen.</li>
<li>Munculnya uap air pada dinding bagian dalam gelas bekam, menandakan kondisi adanya gas-gas patogen pada daerah tersebut.</li>
<li>Adanya <em>blister</em> (lepuhan/lecat) pada bekas bekam, menggambarkan kondisi gangguan gas yang parah pada tubuh. Adanya darah tipis pada <em>blister</em> merupakan reaksi gas panas toksin.</li>
</ol>
<p><strong>Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam bekam</strong></p>
<ol>
<li>Pastikan bahwa gelas bekam sudah steril dan higinis sehingga aman untuk bekam (terutama bekam basah).</li>
<li>Untuk pasien yang belum pernah dibekam sebelumnya, pilihlah gelas bekam dari yang terkecil lalu ke yang besar supaya tidak terlalu sakit.</li>
<li>Posisi bekam dapat dilakukan dengan duduk atau berbaring menelungkup. Posisi duduk lebih baik untuk peredaran darah, namun bagi pasien yang lemah dianjurkan dengan posisi berbaring.</li>
<li>Untuk pasien yang baru dibekam, sering-seringlah menanyai bagaimana keadaannya, apakah merasa mulas, pusing, mual atau adanya tanda-tanda akan pingsan lainnya. Segera hentikan bekam apabila pasien mengeluh kesakitan.</li>
<li>Setelah bekam dihadapkan beristirahat yang cukup. Sebagian pasien segera merasa segar badannya setelah berbekam pada bagian punggung dan lutut, sehingga ia tidak mau beristirahat sebagaimana mestinya, hal ini dapat menyebabkan kembalinya penyakit.</li>
<li>Sebagian orang merasakan suhu badannya naik setelah 1-2 hari setelah berbekam, hal ini adalah normal dan akan segera hilang.</li>
<li>Pasien yang menderita sakit menular atau infeksius agar diberikan perhatian khusus. Bagi penderita penyakit infeksius, diharap gelas bekamnya adalah tersendiri (<em>single use</em>) dan juru bekam dianjurkan menggunakan pelindung tubuh seperti sarung tangan karet (gloves), masker dan semisalnya.</li>
<li>Pasien yang menderita tekanan darah rendah harus diperlakukan ekstra dan hati-hati. Tingkat kesadarannya selalu dimonitor agar tidak pingsan. Dihindarkan membekam pada areal punggung bawah yang sejajar dengan pusar ke bawah, karena hal ini bisa menurunkan tekanan darah dengan cepat.</li>
<li>Permukaan kulit yang timbul <em>blister </em>kecil, bercak-bercak, noda darah dan darah <em>stasis</em> adalah reaksi normal setelah bekam. Apabila <em>blister</em> yang timbul banyak dan besar-besar (seperti luka bakar), maka dapat dipecah dengan cara menusukkan jarum steril kering hingga keluar cairannya (cairan <em>limfoid</em>) lalu didesinfeksi dengan desinfektans. Lebih dianjurkan apabila bekas bekam yang ber<em>blister</em> ini dipijat lembut dengan minyak zaitun atau jinten hitam.</li>
</ol>
<p>10.  Pasien yang mengalami mental stres, ketakutan, mual dan gejala mental lainnya, dihentikan pembekaman dan pasien disuruh berbaring relaks, tenang dan diberi minum dengan minuman manis (lebih baik madu) kemudian dimotivasi dan disugesti untuk menghilangkan atau meminimalisir gangguan mentalnya.</p>
<p><strong>Larangan-Larangan Bekam</strong></p>
<ol>
<li>Tidak dianjurkan melakukan bekam basah pada penderita diabetes kecuali juru bekam yang ahli dan berpengalaman.</li>
<li>Jangan membekam orang yang fisiknya sangat lemah atau orang yang kelelahan (<em>overfatigue</em>).</li>
<li>Jangan membekam orang yang menderita penyakit kulit merata atau menderita alergi kulit yang parah seperti ulserasi dan edema.</li>
<li>Jangan membekam orang yang sudah jompo yang lemah fisiknya dan anak-anak yang tubuhnya lemah atau di bawah 3 tahun.</li>
<li>Penderita leukimia (kanker darah) tidak dianjurkan untuk dibekam basah.</li>
<li>Penderita hepatitis yang parah, TBC aktif, hemofilia, malignant anemia, trombositopenia dan penyakit lainnya yang parah tidak dianjurkan dibekam kecuali kepada juru bekam yang ahli dan berpengalaman.</li>
<li>Jangan memberkam pada kondisi : perut kekenyangan, kehausan, kelaparan, kelelahan, setelah beraktivitas berat, tubuh lemah dan tubuh demam (kedinginan).</li>
<li>Jangan membekam wanita hamil pada usia kehamilan 3 bulan pertama (trimester awal).</li>
<li>Jangan membekam langsung pada daerah yang luka, urat sendi robek, patah tulang, varises, tumor.</li>
</ol>
<p>10.  Jangan membekam wanita yang sedang haidh dan nifas.</p>
<p>11.  Jangan memberkam daerah perut terlalu keras</p>
<p>12.  Jangan membekam pasien yang mengkonsumsi obat pelancar dan pengencer darah semisal mengkudu, omega 3, dls.</p>
<p>13.  Jangan melakukan bekam langsung setelah makan, pembekaman dapat dilakukan minimal dua jam setelah makan. Setelah bekam juga jangan langsung makan, melainkan hanya minum yang manis-manis semisal madu atau selainnya</p>
<p>14.  Tidak dianjurkan melakukan pembekaman kepada orang yang menderita klep jantung, kecuali di bawah pengawasan dokter atau ahli bekam yang berpengalaman.</p>
<p>15.  Jangan melakukan bekam langsung setelah mandi, terutama setelah mandi dengan air dingin. Tidak dianjurkan langsung mandi setelah bekam, melainkan setelah 2 jam. Dianjurkan mandi dengan air hangat.</p>
<p>16.  Jangan membekam basah orang yang baru memberikan donor darah atau orang yang baru kecelakaan sehingga darahnya berkurang.</p>
<p>17.  Jangan membekam pasien diabetes (gula darah di atas 280) kecuali oleh orang yang ahli.</p>
<p>18.  Jangan membekam di area terbuka atau tempat yang dingin. Lebih baik melakukan bekam di ruang yang hangat atau bersuhu normal ruangan.</p>
<p>19.  Dilarang membekam area berikut :</p>
<ol>
<li>Lubang alamiah tubuh : mata, hidung, telinga, mulut, kemaluan, anus, puting susu.</li>
<li>Daerah sistem nodus limfa yang berfungsi sebagai penghasil antibodi, yaitu di submaksilari, korvikal, sudmalaonkular, aksilari, bagian detak jantung, nodus inguinalglimfa (lihat buku panduan biru hal. 13).</li>
<li>Daerah yang dekat dengan pembuluh besar (<em>big vessels</em>).</li>
</ol>
<p><strong>Contoh Area Bekam :</strong></p>
<p align="center">
<p align="center">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=9&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/05/14/panduan-singkat-tentang-bekam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENDAPAT PENGOBATAN MODERN TENTANG BEKAM</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pendapat-pengobatan-modern-tentang-bekam/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pendapat-pengobatan-modern-tentang-bekam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Terapi bekam cukup populer di banyak negara Eropa dan Amerika, di perguruan tinggi-perguruan tinggi dan akademi-akademi yang mengajarkan kurikulum pengobatan alternatif dan pengobatan pelengkap, serta di banyak pusat pengobatan dengan berbagai sarananya. Pengobatan bekam menduduki posisi yang menonjol di antara berbagai sarana pengobatan ini, baik dilihat dari sisi pengajaran maupun praktiknya. Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=7&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terapi bekam cukup populer di banyak negara Eropa dan Amerika, di perguruan tinggi-perguruan tinggi dan akademi-akademi yang mengajarkan kurikulum pengobatan alternatif dan pengobatan pelengkap, serta di banyak pusat pengobatan dengan berbagai sarananya. Pengobatan bekam menduduki posisi yang menonjol di antara berbagai sarana pengobatan ini, baik dilihat dari sisi pengajaran maupun praktiknya.<br />
Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî dan beberapa kawan dokternya, pernah melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi dan pusat pengobatan ini, dan ia melihat sendiri banyak penyakit yang berhasil disem-buhkan.Majalah I‘jâz ‘Ilmî, edisi kelima dan keenam, telah mempublikasikan beberapa laporan tentang kunjungan lapangan ini, khususnya di Amerika Serikat.<br />
Beberapa Hasil Penelitian Ilmiah dan Pemeriksaan Klinis tentang Bekam .Sejumlah dokter dan peneliti telah mengadakan pemeriksaan medis terhadap banyak pasien, terutama orang-orang yang men-derita berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan metode pengobatan modern yang konvensional. Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî bersama beberapa kawannya, yakni Dr. ‘Alî Romadhôn (Konsultan Pengobatan Alami di Rumah Sakit Atlet, Kairo), Ustadz Dr. Ahmad Abû Yâsîn (Pakar Pengobatan Bekam), akhirnya diperoleh beberapa hasil kesimpulan terjadinya pemulihan dalam beberapa kasus penyakit.<br />
Beberapa bulan yang lalu, Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî menghadiri Kongres Internasional tentang Pengobatan Alternatif yang diadakan salah satu rumah sakit militer di wilayah utara Kerajaan Saudi Arabia. Dalam kongres tersebut, Dr. ‘Ishôm Muqoddam (seorang dokter bedah), menyampaikan sebuah ceramah tentang pengobatan bekam.<br />
Ceramah tersebut meru-pakan hasil penelitian klinis yang mendapat respon positif dari para anggota kongres.Saya akan mengemukakan beberapa ringkasannya, agar bisa menjadi pengantar sebelum dipublikasikannya beberapa hasil riset lainnya, setelah ini, bila sudah selesai, insyâ’ Allôh.<br />
Dokter yang melakukan riset ini mengobati 70 pasien yang menderita beberapa kelainan dan penyakit yang bermacam-macam, dengan menggunakan metode pengobatan bekam.Para pasien tersebut sebelumnya telah berobat kepada beberapa dokter spesialis dalam berbagai bidang, tetapi metode pengobatan konvensional telah gagal mengobati mereka. Mereka telah melakukan pemeriksaan klinis, laboratorium, penyinaran, dan mikroskop medis sebelum dilakukan terapi.</p>
<p>Para pasien dibagi menjadi tiga kelompok :<br />
1. Kelompok pertama terdiri dari 29 pasien yang menderita sakit karena penyakit-penyakit medis<br />
2. Kelompok kedua terdiri dari 32 pasien yang menderita gangguan fungsi yang berbeda-beda<br />
3.Kelompok ketiga terdiri dari 9 pasien yang menderita beberapa penyakit yang disertai perubahan patologis<br />
Dari tujuh puluh orang pasien, 39 pasien (56 %) mengalami penyembuhan yang nyata, 30 orang atau 43 % mengalami perbaikan kondisi tingkat sedang, sedangkan yang tidak bereaksi apa pun terhadap bekam hanya 1 orang (1 % ) saja</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=7&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pendapat-pengobatan-modern-tentang-bekam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGERTIAN DARAH KOTOR HASIL BEKAM</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pengertian-darah-kotor-hasil-bekam/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pengertian-darah-kotor-hasil-bekam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Yang dimaksud dengan darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana adanya, sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental. Bagaimana darah bisa kotor? Masuknya racun yang mengotori darah bisa melalui makanan seperti: pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=5&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang dimaksud dengan darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana adanya, sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental.</p>
<p>Bagaimana darah bisa kotor? Masuknya racun yang mengotori darah bisa melalui makanan seperti: pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, hormon dan logam berat; melalui minuman seperti: zat pewarna, zat aroma-essence, logam berat, bahan kimia dan lain-lain;melalui pernafasan disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan sebagainya.</p>
<p>Darah kotor menumpuk di bawah kulit. Jika darah kotor tersebut tidak dikeluarkan, maka tubuh akan melemah dan terserang penyakit. Untuk menyembuhkan penyakitnya, tidak ada cara yang paling efektif selain bekam.<br />
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pengobatan bekam merupakan suatu teknik detoksifikasi (pengeluaran racun dalam tubuh) yang efektif menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit dari yang ringan hingga berat sekalipun dengan menghilangkan sumber penyakitnya, bukan gejalanya saja, tanpa memiliki akibat sampingan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=5&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/pengertian-darah-kotor-hasil-bekam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FAKTA ILMIAH TENTANG BEKAM / HIJAMAH</title>
		<link>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/fakta-ilmiah-tentang-bekam-hijamah/</link>
		<comments>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/fakta-ilmiah-tentang-bekam-hijamah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bekamilmiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/fakta-ilmiah-tentang-bekam-hijamah/</guid>
		<description><![CDATA[DARAH BEKAM Darah bekam adalah darah yang dikeluarkan oleh juru bekam dari tubuh. Ada beberapa ciri darah bekam ini yang membuat saya tercengang : 1.Teroksidasinya darah tanpa udara (anaerob). 2. Terpisahnya plasma dari darah. 3. Keluarnya plasma saja dari tempat yang dibekam. 4. Jika kita memasang dua gelas untuk menghisap darah, maka bisa saja darah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=3&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DARAH BEKAM</p>
<p>Darah bekam adalah darah yang dikeluarkan oleh juru bekam dari tubuh. Ada beberapa ciri darah bekam ini yang membuat saya tercengang : 1.Teroksidasinya darah tanpa udara (anaerob). 2. Terpisahnya plasma dari darah. 3. Keluarnya plasma saja dari tempat yang dibekam. 4. Jika kita memasang dua gelas untuk menghisap darah, maka bisa saja darah keluar pada gelas yang satu, tetapi tidak bisa keluar sama sekali pada gelas yang satu lagi, padahal keduanya berdampingan. Perbandingan Hasil Pemeriksaan Laboratorium Antara Darah yang Berada dalam Pembuluh Darah dengan Darah yang Keluar Karena Bekam: Para dokter dikejutkan oleh pernyataan ilmuwan Damaskus, Muhammad Amîn Syaikhû dalam artikel ilmiahnya yang luar biasa tentang bekam dan rahasia umum tentang mekanisme kesembuhan yang diperoleh dari praktik bekam terletak pada dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghambat berjalannya fungsi-fungsi dan tugas-tugas tubuh secara sempurna, sehingga tubuh menjadi mangsa empuk bagi berbagai penyakit. Untuk mengungkap makna kalimat ini “membersihkan tubuh dari darah rusak”, sebuah tim laboratorium telah meneliti darah yang keluar dari titik-titik bekam (yaitu dari tengkuk) secara laboratoris dan mengkomparasikannya dengan darah pembuluh biasa pada sejumlah besar orang yang telah dibekam berdasarkan prinsip-prinsip bekam yang benar, serta darah tersebut dilihat dari hasil penelitian laboratorium darah terhadap darah bekam. Berdasarkan penelitian itu, terlihat hal-hal sebagai berikut : 1. Bahwa darah bekam mengandung sepersepuluh kadar sel darah putih (lekosit) yang ada di dalam darah biasa. Itu terlihat dalam seluruh kasus yang diteliti, tanpa ada pengecualian. Fakta ini sungguh mencengangkan para dokter!! Sebab, bagaimana darah bisa keluar tanpa disertai keluarnya sel-sel darah putih? Fakta ini menunjukkan bahwa terapi bekam tetap melindungi dan sekaligus menguatkan unsur-unsur sistem kekebalan. 2. Adapun menyangkut eritrosit (sel darah merah), semua sel darah merah memiliki bentuk yang aneh, artinya sel-sel ter-sebut tidak mampu melakukan aktivitas, di samping juga menghambat sel-sel lain yang masih muda dan aktif. Ini menunjukkan bahwa proses bekam membuang sel-sel darah merah yang rusak dan darah yang tidak dibutuhkan lagi, seraya tetap mempertahankan sel-sel darah putih di dalam tubuh. Sedangkan fashd menyebabkan hilangnya komposisi darah yang bermanfaat bersama sel-sel darah merah yang hendak dibersihkan. 3. Kapasitas ikatan zat besi dalam darah bekam tinggi sekali (550-1.100), satu hal yang menunjukkan bahwa bekam mempertahankan zat besi yang ada di dalam tubuh tidak ikut keluar bersama darah yang dikeluarkan dengan bekam sebagai awal penggunaan zat besi tersebut dalam pemben-tukan sel-sel muda yang baru. 4. Kandungan sel darah merah maupun sel darah putih dalam darah bekam tinggi sekali. Ini menunjukkan bahwa proses bekam berhasil mengeluarkan semua kotoran, sisa, dan endapan darah sehingga mendorong kembali aktifnya seluruh sistem dan organ tubuh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurubekamindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurubekamindonesia.wordpress.com&amp;blog=7428194&amp;post=3&amp;subd=jurubekamindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurubekamindonesia.wordpress.com/2009/04/20/fakta-ilmiah-tentang-bekam-hijamah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23545b5aa4f32812961f809403756a55?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bekamilmiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
